Thread
profile picture
Jesika Wulan
Student UMUM
2 bulan yang lalu
total answer
2
total comment
0
share
Terjawab

Jawaban (2)
0
profile picture
Fatih
Student KULIAH
ATP = KpXmxi Tr air - Tek_50, = KpXmxi 0-(-0,558) = 1,86 0,2 xi 0-(-0,558) i = 1,86 x 0,1 i = 3 Berdasarkan hasil perhitungan tersebut dapat kita simpulkan bahwa: • Semakin besar nilai i dan konsentrasi semakin besar maka titik beku semakin rendah. • Pada konsentrasi yang sama, semakin besar nilai i maka semakin rendah titik beku larutannya. 
Penurunan titik beku merupakan selisih antara titik beku pelarut dengan titik beku larutan dan dirumuskan sebagai berikut. AT, = Tf pelarut - Tf larutan AT,=Kqxmxi (elektrolit) Faktor van't Hoff (1) berpengaruh terhadap sifat koligatif larutan elektrolit. Berdasarkan data percobaan dapat kita tentukan nilai i masing-masing larutan. AT=Kqxmxi Trair - Tf Naci = Kexmxi 0-(-0,372) = 1,86 0,1 xi 0-(-0,372) i = 1,86 x 0,1 i = 2 AT=KqXmxi Trair-Te Moso, =Kqxmxi 0-(-0,774) = 1,86x0,2xi 0-(-0,774) i = 1,86 x 0,2 i = 2
ATP = KpXmxi Tr air - Tek_50, = KpXmxi 0-(-0,558) = 1,86 0,2 xi 0-(-0,558) i = 1,86 x 0,1 i = 3 Berdasarkan hasil perhitungan tersebut dapat kita simpulkan bahwa: • Semakin besar nilai i dan konsentrasi semakin besar maka titik beku semakin rendah. • Pada konsentrasi yang sama, semakin besar nilai i maka semakin rendah titik beku larutannya. 
Penurunan titik beku merupakan selisih antara titik beku pelarut dengan titik beku larutan dan dirumuskan sebagai berikut. AT, = Tf pelarut - Tf larutan AT,=Kqxmxi (elektrolit) Faktor van't Hoff (1) berpengaruh terhadap sifat koligatif larutan elektrolit. Berdasarkan data percobaan dapat kita tentukan nilai i masing-masing larutan. AT=Kqxmxi Trair - Tf Naci = Kexmxi 0-(-0,372) = 1,86 0,1 xi 0-(-0,372) i = 1,86 x 0,1 i = 2 AT=KqXmxi Trair-Te Moso, =Kqxmxi 0-(-0,774) = 1,86x0,2xi 0-(-0,774) i = 1,86 x 0,2 i = 2
2 bulan yang lalu
total comment
0
Balas
Terverifikasi

0
profile picture
Fatih
Student KULIAH
ATP = KpXmxi Tr air - Tek_50, = KpXmxi 0-(-0,558) = 1,86 0,2 xi 0-(-0,558) i = 1,86 x 0,1 i = 3 Berdasarkan hasil perhitungan tersebut dapat kita simpulkan bahwa: • Semakin besar nilai i dan konsentrasi semakin besar maka titik beku semakin rendah. • Pada konsentrasi yang sama, semakin besar nilai i maka semakin rendah titik beku larutannya. 
Penurunan titik beku merupakan selisih antara titik beku pelarut dengan titik beku larutan dan dirumuskan sebagai berikut. AT, = Tf pelarut - Tf larutan AT,=Kqxmxi (elektrolit) Faktor van't Hoff (1) berpengaruh terhadap sifat koligatif larutan elektrolit. Berdasarkan data percobaan dapat kita tentukan nilai i masing-masing larutan. AT=Kqxmxi Trair - Tf Naci = Kexmxi 0-(-0,372) = 1,86 0,1 xi 0-(-0,372) i = 1,86 x 0,1 i = 2 AT=KqXmxi Trair-Te Moso, =Kqxmxi 0-(-0,774) = 1,86x0,2xi 0-(-0,774) i = 1,86 x 0,2 i = 2
ATP = KpXmxi Tr air - Tek_50, = KpXmxi 0-(-0,558) = 1,86 0,2 xi 0-(-0,558) i = 1,86 x 0,1 i = 3 Berdasarkan hasil perhitungan tersebut dapat kita simpulkan bahwa: • Semakin besar nilai i dan konsentrasi semakin besar maka titik beku semakin rendah. • Pada konsentrasi yang sama, semakin besar nilai i maka semakin rendah titik beku larutannya. 
Penurunan titik beku merupakan selisih antara titik beku pelarut dengan titik beku larutan dan dirumuskan sebagai berikut. AT, = Tf pelarut - Tf larutan AT,=Kqxmxi (elektrolit) Faktor van't Hoff (1) berpengaruh terhadap sifat koligatif larutan elektrolit. Berdasarkan data percobaan dapat kita tentukan nilai i masing-masing larutan. AT=Kqxmxi Trair - Tf Naci = Kexmxi 0-(-0,372) = 1,86 0,1 xi 0-(-0,372) i = 1,86 x 0,1 i = 2 AT=KqXmxi Trair-Te Moso, =Kqxmxi 0-(-0,774) = 1,86x0,2xi 0-(-0,774) i = 1,86 x 0,2 i = 2
2 bulan yang lalu